Pak Sudar si Penatah Wayang

Lebu Katiup Angin 08 Mei 2025 11:35:36 WIB

desakalitekuk.gunungkidulkab.go.id,  Kalurahan Kalitekuk 8/5; Dimasa masa sulit seperti ini,  masyarakat dalam mengais rejeki terkadang terkendala situasi maupun kondisi. Situasi negara yang mengalami deflasi dan juga kondisi pasar yang lebih beragam cara jual dan kualitas barang yang bersaing, meskipun juga banyak terjadi hal hal negatif yang menimpa para konsumen maupun produsen, mulai dari penipuan, penggelapan, perampasan, dan hal hal buruk lainya. Namun tidak bagi warga Tambran Kidul yang satu ini, bernama lengkap Gino Sudarsono (63th) masih sangat rajin dalam mengembangkan keahlian dalam menatah wayang kulit, atau dikenal sebagai kerajinan Tatah Sungging. Meski didera kondisi apapun tak melemahkan semangat beliau dalam mengembangkan hobi yang sekaligus dapat digunakan sebagai penopang ekonomi keluarga dan mampu membiayai sekolah anak anaknya sampai jenjang Perguruan tinggi. Pada masa saat ini sejalan dengan bergemanya genderang lestari budaya ku sebagai salah satu wujud Keistimewaan Yogyakarta, pesann untuk wayang kukit atau seni seni yang berbau budaya tradisional sangat menjanjikan, dan para ahli sangat berperan dlaam hal ini. Sehingga tidaklah kaget kalau beliau banjir pesanan.

Ayah dari tiga orang anak ini menggeluti hobi ini sejak masih berusia 17 tahun. Beliau dikenal sebagai pribadi yang sangat ramah, dan taat dalam menjalankan perintah Tuhannya. Beliau seorang Takmir dan juga seorang ketua RW.

Baru baru ini beliau memberikan hadiah sebuah Gunungan wayang kepada Pemerintah Kalurahan Kalitekuk sebagai bentuk cinta terhadap Kalurahan Kalitekuk.  Apresiasi dan rasa terimakasih yang tinggi diberikan oleh Lurah dan Segenap Jajaran Pemerintahan atas dedikasinya selama ini dalam mengembangkan dan mempertahankan seni rupa Tatah Sungging ini. Meskipun belum banyak yang berani mengikuti jejak beliau. "Untuk saat ini baru anak anak kami yang sudah bisa meskipun belum mau kontribusi secara penuh, yah sekedar bantu bantu lah, karena mereka punya kesibukan masing masing sesuai dengan bidang yang mereka gelut, saya tidak suka memaksa biarlah nanti seiring berjalannya waktu pasti akan ada yang melestarikan nya" ujar beliau ketika diwawancarai. 

Harapan beliau adanya anak anak muda yang mau belajar dalam mengembangkan dan melestarikan budaya terutama dalam bidang seni, seni apapun. Karena seni adalah ekspresi dan keindahan. Kalau bukan kita siapa lagi.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • anton
    usaha yg bagus. analisa untuk bikin kandang kira k...baca selengkapnya
    03 Oktober 2020 21:32:33 WIB
  • Johnn
    Alangkah baiknya jika lampiran I,II, dan III juga ...baca selengkapnya
    05 Juni 2020 00:43:22 WIB
  • asy
    mohon informasi tambran itu nama desa atau dukuh/d...baca selengkapnya
    14 Oktober 2019 11:39:31 WIB
  • heri supriyanto
    mantab...baca selengkapnya
    23 Agustus 2018 13:14:50 WIB
  • Suyatno
    Mantap..... Mugo desa kalitekuk semakin maju dan w...baca selengkapnya
    24 Juli 2018 20:24:47 WIB
  • Sri hartatik
    Siip ikut pertemuan di baldes gedung nya sdh berac...baca selengkapnya
    24 Juli 2018 14:19:00 WIB
  • Sri hartatik
    Siip ikut pertemuan di baldes gedung nya sdh berac...baca selengkapnya
    24 Juli 2018 14:16:26 WIB

  • Tg 24 bln 07 -2018 pertemuan himpaudu di bale desa...baca selengkapnya
    24 Juli 2018 14:11:49 WIB
  • Yatno ( asli tambran)
    Aku bangga dengan apa yang di lakukan para pem...baca selengkapnya
    24 Juli 2018 13:54:38 WIB
  • SURYANTO
    Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barokatuh injih...baca selengkapnya
    15 Februari 2018 22:29:51 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial